Khazzanah Tour Travel Umrah dan Haji Plus : Informasi Harga Umrah, Haji, Tour Muslim, Promo Umrah 2019 Hanya Rp. 20 Jutaan ( All In )

Fast Respon: Rupianti , Julaiha
Alamat Kantor Pusat Khazzanah Tour: Jl. Otista Raya No. 46B Cawang - Jakarta Timur 13330

Haji Adalah Rukun Islam Yang ke Lima


Mengapa harus Haji?


Haji adalah salah satu Rukun Islam yang ke lima. Haji merupakan ibadah ritual yang di laksanakan oleh umat Muslim di dunia dalam waktu tertentu setiap tahun nya, tepat nya di Bulan Djulhijjah / bulan haji.

Haji memiliki arti  berkunjung ke Baitullah untuk melaksanakan ibadah dengan memenuhi  syarat-syarat dan rukun haji. Ibadah haji wajib di laksanakan sekali dalam seumur hidup bagi mereka yang mampu. Bagi muslim yang merdeka, baligh dan berakal sehat serta mempunyai kesanggupan dalam melaksanakannya. Sebagaimana difirmankan oleh Allah dalam surat Ali ‘Imran :

وَلِلهِ عَلَى النَّا سِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلًا

Artinya: Dan (di antara ) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi yang mampu melakukan perjalanan kesana… (QS. Ali ‘Imran ayat 97).

Rukun Haji :


Ihram adalah niat memulai ibadah haji atau umrah dengan memakai  pakaian ihram. Waktu pelaksanaan niat atau ihram itu disebut miqat zamani, yaitu dari tanggal 1 Syawal sampai hari ke 10 Zulhijah. Sedangkan ihram atau niat dengan mengenakan pakaian ihram  yang dilaksakan di tempat-tempat tertentu disebut miqat makani.

Wukuf di Arafah Yang dimaksud wukuf kehadiran seseorang jamaah haji dan adanya dia di padang Arafah , baik dalam keadaan suci, haid, nifas maupun dalam keadaan junub. Wukuf dimulai sejak matahari tergelincir pada hari Arafah, yaitu pada tanggal 9 sampai 10 Zulhijah.

Tawaf menurut bahasa berarti berkeliling atau berputar mengelilingi Ka’bah. Dalam pelaksanaannya , tawaf dimulai dari Hajar Aswad dan posisi Ka’bah berada di sebelah kiri yang tawaf. Tawaf tersebut diakukan sebanyak tujuh kali putaran dengan bertalbiyah dan berdo’a.

Tawaf yang disyariatkan dalam haji ada tiga macam : tawaf qudum (tawaf penghormatan), tawaf ifadah, dan tawaf wada’ (tawaf penutupan). Tawaf qudum dan tawaf wada’ hukumnya sunat atau wajib. Kedudukan tawaf ifadah sebagai rukun haji wajib dikerjakan, karena  jika tidak dikerjakan maka hajinya tidak sah.

Sa’I dalam bahasa arab sa’i diartikan dengan berjalan. Dalam konteks haji, sa’i diartikan dengan berjalan yang dimulai dari bukit Shafa ke bukit Marwah.
Dasar penetapan sa’i sebagai rukun haji ialah hadist Nabi SAW:

عَنْ حَبِيْبَةَ بن أبى تِجْرَاةِ أن النبي صلى الله عليه وسلم قال اِسْعَوْا فَاِنَّ الله كَتَبَ عَلَيْكُمُ السَّعْيَ.

Artinya : Dari Habibah ibn Abi Tijrah, bahwa Nabi SAW bersabda: “Lakukanlah sa’i sesunggguhnya Allah mewajibkan kamu sa’i” (HR. Ahmad).

Tahalul atau mencukur ialah menghilangkan rambut di kepala dengan pisau atau sejenisnya atau bisa dengan jalan mencabutnya walaupu yang di maksud bercukur ialah menghilangkan rambut di kepala dengan pisau atau sejenisnya atau bisa dengan jalan mencabutnya walaupun 3 helai. Bercukur menurut ahli fiqih hanya diwajibkan terhadap laki-laki, bagi perempuan hanya diwajibkan memotong atau menggunting rambut sebagaimana dijelaskan dalam hadist Nabi SAW :

عن ابن عباس أن النبي صلى الله غليه وسلم قال لَيْسَ عَلَى النَّسَاءِ حَلَقٌ وَاِنَّمَا عَلَى النَّسَاءِ التَّقَصُّرُ

Artinya : dari Ibn Abbas ra. Sesungguhnya Nabi SAW bersabda : ”Tidaklah diwajibkan bercukur bagi perempuan, hanya saja diwajibkan atas mereka bergunting.” (HR. Abu Daud).

Tertib yang dimaksud dengan tertib di sini yaitu melaksanakan/ mengerjakan rangakaian Ritual Ibadah Haji dengan teratur dari awal hingga akhir menyelesaikan nya.

Wajib Haji

1. Ihram dari miqat.
2. Bermalam di Muzdalifah.
3. Bermalam di Mina.
4. Melempar Jumrah.
5. Tawaf Wada’.

Untuk Perjalanan Haji TahuIni Langsung Berangkat Tanpa Antri disebut Haji Furoda
0 Komentar untuk "Haji Adalah Rukun Islam Yang ke Lima"

Back To Top